Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

Nyawa dan Harapan

Dear, orang-orang yang tidak akan pernah mengerti. Gue boleh cerita? Gue adalah seorang perempuan muda yang takut dengan hidup yang gue miliki. Oh no, hidup ini bukan milik gue, ini hidup dari Tuhan yang diberikan pada gue. Titipan. Lu tau ga? Banyak sekali teman yang gue punya, sangat banyak. Teman laki-laki apalagi. Banyak sekali yang senang dengan gue. Tapi... Tidak semuanya bertahan lama. Kenapa? Minder duluan, takut duluan, karena gue selalu bilang "lu ga akan kuat sama gue, hidup gue complicated, lu bakal banyak sakit hati dan kecewa". Ada yang sudah berniat baik, tapi gue yang akhirnya memutuskan untuk melepaskan, gue gamau menyakiti dia lebih jauh karena tau ujungnya akan bagaimana. Tapi ada juga yang masih ingin memperjuangkan gue hingga saat ini. Boleh dibilang, gue sangat takut kehilangan orang² yang akhirnya berhasil membuat gue nyaman, sampai akhirnya gue takut punya hubungan sama cowok jenis apapun. Karena tau ujungnya bakal gimana.  Gue bukan tipe or...

MY SECOND FEAR!!!

Yah... Saya menulis lagi. hehe jangan bosan! Kali ini yang mendorong saya ingin menulis adalah, listrik yang padam. Kamu pernah merasa takut pada sesuatu yg sebenarnya tak berwujud? Saya punya ketakutan yang seperti itu. Gelap yang pekat. Hm... Rasanya seperti sulit bernapas dan hanya suara desingan nyamuk yang bisa saya dengar. Kalau sekadar untuk menenangkan diri, saya memang salah satu pecinta sepi. Tapi, tidak dengan gelap seperti ini. ditambah lagi baterai handphone semakin berkurang. Yaa sudahlah... Mengeluh itu tidak akan memperbaiki suasana. Saya ingin bercerita saja, sebelum cahaya handphone meredup. Kamu pernah jatuh cinta? Ah . . Klise! Yang jatuh cinta belum tentu berani memperjuangkan cinta, mungkin diusia menjelang 21 ini, saya akan menyebutnya, "bangun cinta". Karena menurut sebuah lagu, jatuh itu sakit, bangun itu semangat. Sungguh lirik yang memberikan sebuah pencerahan. Haha. Oh ya... Bagaimana perjuanganmu membangun cinta yang kau punya? Aku penasar...

MY FEAR BECOME A STORY TO WRITE IN THIS YEAR ^^

Sore yang menakutkan. Belum pernah saya setakut ini. ketakutan yang membuat saya tidak tahu lagi harus tetap diam atau berlari pergi jauh menghilang tanpa pernah kembali. Saya ingin berlari sekencang mungkin, namun semua terasa beku, menengang, tidak tahu harus apa, lutut saya gemetar. Seketika saya ingin siapapun mendengar jeritan hati saya yang mulai menciut, kemudian menculik saya dari tempat itu! Tempat yang membuat saya merasa pengap dan gelap. Sungguh… benar-benar menakutkan… Apa hal yang paling membuat kamu takut? Saya, “menyaksikan kekerasan”, menyaksikannya saja sudah membuat saya merinding hebat, apalagi menjadi korban dari kekerasan itu sendiri? Semoga Allah selalu melindungi kami semua. Tapi… ini tidak ada hubungannya dengan saya, sore itu saya baik-baik saja. Hanya saja, saya rasa tidak ada hal yang bisa membenarkan sebuah amarah dalam bentuk kekerasan. Entah itu pada diri sendiri ataupun oranglain, terlebih jika seandainya ada yang menyaksikan, dan itu… Manusia yang “...